Header Ads Widget


 

BI Monitoring Implementasi Transaksi Non Tunai di Pelabuhan Pelindo Dumai


SPEEDNEWS.ID, DUMAI – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Dumai melaksanakan pendampingan kegiatan site visit dan monitoring implementasi elektronifikasi pembayaran gate pass bersama Bank Indonesia, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari agenda monitoring implementasi sistem pembayaran non tunai pada layanan gate pass pelabuhan yang dilakukan Bank Indonesia di sejumlah wilayah operasional Pelindo selama periode Mei hingga Juni 2026. Pelabuhan Dumai menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan monitoring di Provinsi Riau.

Monitoring tersebut bertujuan memastikan implementasi sistem pembayaran elektronik pada layanan gate pass berjalan optimal, sekaligus memperkuat ekosistem digitalisasi transaksi di lingkungan kepelabuhanan.

Dalam kegiatan tersebut, tim Bank Indonesia melakukan diskusi bersama jajaran manajemen Pelindo Regional 1 Dumai serta meninjau langsung penerapan sistem pembayaran elektronik, khususnya pada layanan parkir dan akses gate pass di kawasan pelabuhan.

Fokus monitoring mencakup kesiapan sistem, dukungan infrastruktur, serta efektivitas penerapan transaksi non tunai dalam mendukung operasional pelabuhan yang modern, efisien, dan terintegrasi.

Selain itu, sejumlah aspek teknis turut menjadi perhatian, di antaranya kesiapan perangkat pendukung, data transaksi kendaraan, ketersediaan layanan top up uang elektronik, hingga mekanisme penanganan kendala dalam implementasi sistem digitalisasi pembayaran.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap penerapan sistem pembayaran non tunai yang telah berjalan di Pelindo Dumai. Elektronifikasi pembayaran dinilai mampu meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat proses transaksi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas operasional pelabuhan.

Monitoring ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara Bank Indonesia dan Pelindo dalam mendukung percepatan transformasi digital di sektor kepelabuhanan serta transportasi logistik nasional. (adv/red)

Posting Komentar

0 Komentar