SPEEDNEWS.ID, KUANTANSINGINGI - Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI terus memperkuat pendekatan persuasif kepada masyarakat diwilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Tim yang berjumlah tujuh Perwira Menengah (Pamen) Mabes TNI itu dipimpin Kolonel Kes Endro Utomo, melaksanakan kegiatan audiensi dan komunikasi sosial dengan tokoh masyarakat serta tokoh adat Kenegerian Kopah, Ahad (30/8).
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan disebuah kedai milik warga setempat. Tim berdialog langsung dengan Datuk Kamiswan, Penghulu Suku Melayu Kenegerian Kopah yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat.
Serta dihadiri perwakilan warga yang bermukim disekitar kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Inf Nur Achmad, salah satu anggota Tim Penyuluh Mabes TNI, tampil sebagai komunikator utama.
Dengan pendekatan yang santun, komunikatif, dan mengedepankan kearifan lokal, beliau berhasil membangun komunikasi yang sangat akrab dengan tokoh adat maupun masyarakat.
Dialog berlangsung dua arah, terbuka, dan menghasilkan berbagai informasi serta masukan penting mengenai kondisi lapangan, kebiasaan masyarakat, hingga upaya-upaya yang dinilai efektif dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Kolonel Kes Endro Utomo menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh adat merupakan bagian penting dalam strategi penyuluhan Karhutla.
Tokoh masyarakat memiliki peran sentral dalam mengajak, mengingatkan, dan membangun kesadaran warga agar bersama-sama menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran.
Hasil audiensi tersebut menjadi bekal yang sangat berharga bagi Tim Penyuluh Mabes TNI dalam menyusun materi dan metode penyuluhan yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.
Usai melaksanakan komsos, seluruh personel Tim Penyuluh kembali ke posko untuk melaksanakan evaluasi dan mempersiapkan kegiatan penyuluhan Karhutla yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Sementara itu Danramil 02/KT Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan yang ikut mendampingi Tim Pamen Mabes TNI kepada media ini mengatakan, bahwa selama tim berada di Kabupaten Kuansing terhitung sejak Kamis (27/8) kegiatan berjalan baik dan lancar.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar-lancar saja dan masyarakat Kuansing merasa senang dengan kunjungan tim untuk melakukan penyuluhan tentang Karlahut," katanya, Ahad (30/8)
Melalui pendekatan humanis dan sinergi bersama tokoh adat serta masyarakat, Mabes TNI berharap upaya pencegahan Karhutla dapat semakin efektif sehingga mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dari dampak Karhutla. (stone)














0 Komentar